20 Oktober 2023
Universitas Sultan Zainal Abidin Malaysia- Kampung Gong Badak, 21300, Terengganu, Malaysia
“International Youth Leadership Convention (IYLC), yang diselenggarakan oleh Universitas Sultan Zainal Abidin di Malaysia, menghadirkan acara yang penuh inspirasi. IYLC menjadi panggung bagi para pemimpin muda yang bersemangat dari berbagai penjuru dunia untuk berkumpul, berbagi ide, dan menjelajahi beragam isu yang relevan dalam lingkup kepemimpinan, volunteerisme, dan peran pemuda dalam pembuatan kebijakan.

Acara IYLC, dengan peserta dari negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Brunei, Vietnam, dan perwakilan dari universitas-universitas di Borneo, dimulai dengan megahnya upacara pembukaan. Malam budaya yang memukau mempersembahkan keanekaragaman tradisi dan seni dari setiap negara peserta, menciptakan suasana yang penuh semangat.
Pada hari kedua, para peserta menyusuri Desa Cheting, memberikan contoh nyata tentang pentingnya sukarelawan dan keterlibatan masyarakat. Mereka membersihkan pemakaman, membersihkan sekitar desa, dan membantu memasak hidangan bersama warga setempat. Hari itu diakhiri dengan perayaan Maulidur Rasul yang menggambarkan nilai-nilai gotong royong dan membantu sesama.
Hari ketiga menjadi puncak acara dengan “Persidangan Mahasiswa” atau konferensi utama. Fokus utamanya adalah kepemimpinan dalam dunia Islam. Diskusi yang dinamis membuka wawasan yang mendalam tentang berbagai aspek kepemimpinan dalam konteks agama dan dunia modern.
Dua mahasiswa dari Universitas Trunojoyo Madura, Nandhini Wulandari Nur Safitri dan Pripta Putri Pertiwi, dengan nomor NIM masing-masing (210111100244) dan (210111100309), yang berpartisipasi penuh semangat dan dedikasi. Kehadiran mereka mewakili semangat dan semangat dari Universitas Trunojoyo Madura dalam konferensi internasional yang diadakan oleh Universitas Sultan Zainal Abidin Malaysia
IYLC bukan hanya sekadar konferensi, melainkan sebuah katalisator untuk perubahan dan pertukaran ide yang mendalam. Selain membagikan pemahaman tentang isu-isu kunci seperti kepemimpinan, volunteerisme, dan peran pemuda dalam pembuatan kebijakan, acara ini juga memberikan pengalaman lapangan yang berharga di berbagai lokasi seperti Desa Cheting,Telemong Malaysia.
Dr. Rina Yulianti S.H.,M.H selaku Koordinatir Program Studi, Selaku Pembina dan pendamping Untuk acara Ini Menyampaikan untuk acara semacam ini dapat berkelanjutan dan semakin banyak mahasiswa yang dapat mengakses. Beliau menekankan pentingnya pemahaman multidisiplin tentang peran Kepemimpinan sesuai dengan nilai agama islam dalam manajemen krisis, dan juga mencatat bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam forum internasional adalah sebuah prestasi yang patut diapresiasi.

