Rabu, 15 November 2023
Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura menggelar Focus Group Discussion
Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari Kerja sama FH UTM dengan Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada di awal 2023.
Ketua Pusat Studi Pancasila dan Konstitusi FH UTM Helmi Boemiya menyatakan, FGD itu dilaksanakan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila. Kegiatan tersebut juga bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional melalui program Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.
Perwakilan PSP UGM Henry Thomas Simarta menyatakan, kehadirannya ke kampus terbesar di Madura ini untuk tiga tujuan. Yakni, membalas kunjungan dari UTM. Kedua, mengumpulkan dan menggali RPJPN yang berkaitan dengan internalisasi Pancasila.
”Masukan-masukan mengenai RPJPN yang berkaitan dengan internalisasi Pancasila ini kami butuhkan,” ucapnya.
Rektor UTM Safi’ menyatakan, pelaksanaan FGD itu bertujuan memberikan pemahaman, menanamkan, dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila. Jika dinilai cocok oleh sekolah-sekolah yang ada di Bangkalan, bisa dijadikan role model.
”Praktik implementasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah itu variatif. Yang jelas, sudah ada upaya untuk melaksanakan itu,” urainya.
Program Bappenas yang bekerja sama dengan PSP UGM dan PSPK UTM masih dalam tahap FGD. Tujuannya, mengetahui penerapan nilai-nilai Pancasila di setiap sekolah. ”Kami berharap nilai-nilai Pancasila ini menjadi bagian intern dari kehidupan kita, termasuk lembaga pendidikan,” harapnya.
Selain itu, untuk mengetahui kekayaan dan praktik pendidikan dasar hingga menengah di Pulau Garam. Sebab, hal itu dinilai bisa memacu praktik pendidikan di tempat lain. Pihaknya optimistis ke depan akan tumbuh banyak sekolah, dosen, dan guru di Pulau Garam.
Dengan demikian, harus dipersiapkan dengan baik mulai saat ini. ”Dalam diskusi, internalisasi menjadi salah satu yang penting dan perlu menjadi kesiapan pendidikan di Madura. Terutama, peran guru di sekolah.
Hasan Baisuni

