Kegiatan dialog Kebangsaan ini terselenggara atas inisiasi Pusat Studi Hukum Kemaduraan Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura dengan Pondok Pesantren Asshiddiqie Curah Lele Jember. Hadir dalam dialog kebangsaan ini sebagai narasumber diantaranya, Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Dr. Safi, S.H.,M.H., Ketua FKUB Jember, Ketua PHDI Jawa Timur, Kiai Mas Mukhlisin Alahuddin Pengasuh PP As Shiddiqi, KH. Dr. Abdullah Syamsul Arifin Ketua LDNU PBNU, Pdt Paul R Widjaya, EX Budi S Tanuwibowo, Ketua MATAKIN, Bhikku Damnavidjayo Mahatera, Ir. I Gusti Putu Raka Artama, MMT, Dekan FH UTM Dr. Erma Rusdiana, SH, MH, dan Ketua Pusaka FH UTM, DR. Saiful Abdullah, SH, MH.

Mengawali sambutannya, Rektor Universitas Trunojoyo Madura, menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana atas kerjasama antara Universitas Trunojoyo Madura melalui Pusat Studi Hukum Kemaduraan dengan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Balung Jember, merupakan kegiatan dalam rangka untuk merajut kebersamaan lintas dengan tema “Indahnya Hidup dalam Perbedaan”. Lebih lanjut Rektor menyampaikan bahwa kegiatan ini penting dilaksanakan dalam rangka merajut silaturahim lintas keagamaan. Forum ini dalam rangka menciptakan kebersamaan tidak hanya dari sisi keagamaan, melainkan juga pada sisi bahasa, daerah, kultur, suku bangsa yang dibingkai dalam NKRI. Prinsip perbedaan ini menjadi sebuah keniscayaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perbedaan ini menjadi modal dasar dalam rangka mewujudkan syukur transformatif. Sementara sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Camat Kecamatan Balung. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan dialog Kebangsaan ini merupakan suatu kebanggaan dari Pemerintah Kabupaten Jember, agar model kegiatan dialog Kebangsaan ini tetap berlanjut dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan persatuan dan kesatuan masyarakat sehingga terwujud kehidupan yang rukun, indah dalam nuansa perbedaan. Sedangkan sambutan berikutnya disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Balung Jember Raden KH. Mukhlishin, beliau memaparkan bahwa dialog Kebangsaan ini digelar bagian dari komitmen keindonesiaan dalam memelihara keindahan dan kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dialog kebangsaan ini kemudian di tutup dengan Penandatanganan Kerjasama antara Universitas Trunojoyo Madura dengan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Balung Jember dan Kerjasama antara Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura dengan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Balung Jember.
