Sarasehan Kebangsaan Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura Tema : Tradisi Hukum Pembangunan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan Berbasis Nilai Kearifan Lokal

9 November 2023
Sarasehan Kebangsaan Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura
Tema : Tradisi Hukum Pembangunan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan Berbasis Nilai Kearifan Lokal
Di Dalam Sambutan nya Erma Rusdiana Selaku Dekan Fakuktas Hukum Menyampaikan Sangat Berterima Kasih Atas Kehadiran Prof. Dr. I Nyoman Nurjaya,S.H,M.H
Di Fakultas Hukum Ini.
Dengan Tema Ini Nilai Nilai Kearifan Lokal yang akan di kenalkan dan di sampaikan Oleh Pemateri adalah hal yang penting untuk di dengarkan dan di cermati oleh teman teman dari pulau madura ataupun luar madura karena ini adalah bagian dari tugas mahasiswa sebagai agent of change dalam melakukan perubahan dan pembangunan Tradisi Hukum Lingkungan Hidup Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal.
Prof I Nyoman Sebagai Pemateri Pertama Menyampaikan Bahwa Kearifan Lokal Di Indonesia ini sangat Beragam dari sabang sampai merauke, Namun Terkadang kearifan lokal itu di salahgunakan untuk segala hal yang berhubungan dg bisnis yang terkadang di daerah tersebut di sampaikan “ Ini Budaya Kami” maka dari itu terbentuklan aturan tentang Lingkungan Hidup dari Pemerintah. Dan untuk pencegahan dalam pengelolaan ilegal sebagai mahasiswa temen teman harus bisa saling bahu membahu untuk melestarikan lingkungan hidup tanpa merusak budaya dan aturan pemerintah.
Dilanjut Dr. Saiful Abdullah (Nama Akrab nya Pak saiba) Menyampaikan bahwa Kearifan lokal di nusantara sudah di sampaikan oleh Prof Nyoman Maka sekarang saya akan menyampaikan budaya kental madura yang banyak di pandang sebelah mata oleh orang luar madura yaitu perihal “CAROK” dalam hal ini tidak bisa di pandang sebelah mata tanpa tahu filosofinya yaitu tak luput dari keberanian seorang putra madura. Ada 2 Hal Carok itu bisa terjadi dan pantang mundur jika tidak dilakukan yaitu:
1. Guru/Ulama/Habaib Di ganggu.
2. Keluarga jika di ganggu.
Namun di balik ini semua pasti selalu akan di usahakan untuk duduk bersama secara kekeluargaan nah untuk CAROK (ultimum remedium).

Dengan Segala Hal yang di sampaikan tak luput dari sebuah pengalaman tradisi untuk menjaga budaya kearifan lokal yang sesuai dari aturan pemerintah.

Hasan baisuni

Leave a Reply